Daftar Kantor Kedutaan

Kedutaan Besar Negara Gambia – Hubungan diplomatic RI-Gambia dibuka pada tahun 1982, hubungan bilateral yang erat antara kedua Negara ditandai dengan saling kunjung antara pejabat RI-Gambia dengan kunjungan terakhir pihak Ghana yaitu kunjungan Menlu neneh MacDoual-Gaye pada peringatan KAA ke 60 di Jakarta, April 2014.

Hubungan kerja antara indonesia dan Gambia telah berlangsuung sejak lama yang dirintis dengan pendirian agricultural Rural Farmer Training Center (ARFTC) oleh Pemri DI Jenoi, Gambia, pada tahun 1998.

Di bidang ekonomi, nilai perdagangan Indonesia-Gambia mencapai USD 24,9 juta pada tahun 2016, menurun 1,7% dibanding tahun 2015 dengan defisit di pihak Indonesia.

Pemerintah Gambia telah menyampaikan minat untuk membeli 500 unit traktor tangan buatan Indonesia. Kemlu, Kemtan dan produsen alat dan mesin pertanian nasional tengah mengkoordinasikan hal ini.

Pemrerintah Indonesia juga telah mendirikan Agricultural Rural Farmer Training Center (ARFTC) di Jenoi, Gambia, pada tahun 1998. Selama periode periode 2010-2013, ARFTC Jenoi telah memberikan pelatihan pertanian kepada 5.114 petani Gambia dan petani dari negara-negara tetangga Gambia, antara lain, Senegal, Mali, Niger, Sierra Leone, Guinea-Bissau, dan Guinea. Selain itu, Indonesia juga telah memberikan bantuan peralatan dan mesin pertanian ke Gambia pada tahun 2008 (12 traktor tangan) dan tahun 2014 (5 traktor tangan).

Sosial-Budaya
Di bidang sosial budaya, selama periode 2008-2017, Pemerintah Indonesia telah memberikan beasiswa kepada 20 warga negara Gambia melalui skema Beasiswa Darmasiswa dan Beasiswa Kerja sama Negara Berkembang (KNB). Pada tahun 2017, sebanyak 2 (dua) WN Gambia menerima beasiswa Pemri.

Pada tahun 2017, University of The Gambia (UTG) dan Universitas Brawijaya Malang (UB) telah sepakat untuk melakukan kerja sama di bidang pendidikan tinggi melalui pemberian beasiswa dari UB kepada staf pengajar UTG. Kedua universitas telah saling setuju terhadap naskah Memorandum of Understanding (MoU), yang direncanakan akan ditandatangani pada bulan Desember 2017 di Malang.

Dr. Badara Alieu Joof, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gambia, telah berkunjung ke KBRI tanggal 16 Mei 2017, dengan maksud untuk memperkuat serta mengeksplorasi kerja sama pendidikan tinggi dengan Indonesia, seperti kerja sama antar universitas, bidang pertanian, engineering, pariwisata dan arsitektur.

Per September 2017, 2 (dua) staf pengajar UTG telah diterima di UB untuk menempuh studi S2 di bidang Civil Engineering (MSc) dan S3 di bidang Biomedical Science. UB memberikan 3 (tiga) slot beasiswa kepada UTG dan saat ini masih menunggu 1 (satu) slot lagi untuk diisi oleh kandidat penerima beasiswa dari UTG untuk program S2.

Selain itu, banyak WN Gambia yang belajar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta baik melalui program beasiswa dari UIN maupun atas biaya sendiri. Pada tahun 2017, KBRI menerima surat permohonan aplikasi visa dari UIN untuk 42 WN Gambia yang akan belajar di UIN.

  • Negara : Republik Gambia (Republic of The Gambia)
  • Ibu kota : Banjul (WIB – 7)
  • Kepala Negara/Pemerintahan : Adama Barrow (sejak Januari 2017)
  • Ketua Parlemen : Mariam Jack-Denton (sejak 2017)
  • Wakil Presiden : Fatoumata Tambajang (sejak 22 Februari 2017)
  • Menteri Luar Negeri :Ousainou A.N.M Darboe (sejak Februari 2017)
  • Bahasa Resmi : Inggris
  • Agama : Islam (90%), Kristen (8%), Kepercayaan tradisional (2%)
  • Hari Kemerdekaan : 18 Februari 1965
  • Luas Wilayah : 11.300 Km²
  • Penduduk : 2.038.501 jiwa (World Bank, 2016)
  • Mata Uang : Dalasi (GMD) GMD per USD : 42,65 (2017)
  • GDP (Nominal) : USD 964,59 Juta (World Bank, 2016)
  • GDP (Per Kapita) : USD 473,19 (World Bank, 2016)
  • Cadangan Devisa : USD 159,3 juta (termasuk emas) (World Bank, 2014)
  • Foreign Direct Investment : USD -33,5 juta (World Bank, 2012)
  • Total Perdagangan Internasional : USD 491 juta (World Bank, 2014) defisit USD 283 juta
  • Pertumbuhan GDP : 1,6% (World Bank, 2016)
  • Industri Unggulan : Kacang, Ikan, Kulit, Pariwisata, Minuman, Pengolahan Kayu, Metal dan Garmen
  • Perwakilan Pemerintah Kedua Negara : Indonesia: KBRI Dakar, Gambia: Kedubes Gambia di Kuala Lumpur, Malaysia

Baca juga: 

Kedutaan Besar Negara Saint Lucia

Kedutaan Besar Negara Saint Lucia – Parlemen terdiri dua blok yaitu Senat ( terdiri dari 11 kursi, 6 ditunjuk oleh perdana menteri, 3 oleh pemimpin oposisi dan 2 oleh perwakilan organisasi social, agama atau ekonomi ) dan house of Assembly (17 kursi yang anggotanya dipilih melalui pemilihan umum untuk masa jabatan 5 tahun). Pemilu terakhir dilaksanakan pada tanggal 11 desember 2006 dengan hasil United Workers Party (UWP) pimpinan PM King menguasai 11 kursi dan Saint Lucia Labor Party (SLP) pimpinan Kenneth Anthony mengguasai 6 kursi.

Perekonomian St. Lucia sangat bergantungan pada industry parawisata dan produksi pisang. Industri peristiwa yang sempat jatuh akibat peristiwa 11 september 2001, sejak tahun 2004 telah bangkit dan pulih kembali Diperkirakan industri pariwisata memberikan kontribusi 48% dari pendapatan negara. Pisang merupakan komoditi ekspor utama yang memberikan kontribusi besar pada pendapatan negara sejak tahun 1960-an. Namun seiring dengan meningkatnya persaingan dari sesama negara Karibia maupun negara Amerika Latin, pemerintah sedang menggiatkan diversifikasi pertanian seperti nanas, coklat, mangga dan alpukat.

Kebijakan luar negeri St. Lucia didasarkan pada kepentingan ekonomi dan pembangunan nasional. St. Lucia banyak menikmati bantuan dari berbagai program ekonomi Caribbean Development Bank dan Organization of Eastern Caribbean Nations (OECS) yang dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur. St. Lucia merupakan salah satu negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan China Taiwan.

St. Lucia

1. Nama resmi: Saint Lucia
2. Ibukota: Castries
3. Luas wilayah: 619 km2
4. Letak geografis: Laut Karibia
5. Iklim: Tropis
6. Sistem pemerintahan: Demokrasi parlementer
7. Kepala negara: Ratu Elizabeth II diwakili oleh Gubernur Jenderal Dame Pearlette Luisy (September 1997)
8. Kepala pemerintahan: Perdana Menteri Stephenson King (9 September 2007)
9. Hari nasional: 22 Februari (1979 merdeka dari Inggris)
10. Jumlah penduduk: 167.000 (2008)
11. Bahasa resmi: Inggris
12. Mata uang: East Carribean Dollar dengan kurs 1 US$ = 2,7 XCD
13. Inflasi: 1,9% (2007)
14. Pertumbuhan ekonomi: 2,3% (2008)
15. Pendapatan per kapita: US$ 5.530 (2007)
16. Mitra Dagang Utama:
Ekspor : AS, Inggris, Perancis, Trinidad & Tobago, Dominica, Antigua & Barbuda
Impor: Brazil, AS, Trinidad & Tobago
17. Produk ekspor: Pisang, nanas, coklat, sayur-sayuran, buah-buahan, minyak kelapa dan garmen
18. Produk impor: Makanan jadi, peralatan mesin, kendaraan bermotor, bahan kimia, bahan bakar

Sistem Pemerintahan : Republik Parlementer
Kepala Pemerintahan : Boyko Borisov (sejak Mei 2014 (Diangkat sebagai PM untuk yang ketiga kalinya))
Kepala Parlemen : Tsveta Valcheva Karayancheva (sejak November 2017)
Menteri Luar Negeri : Ekaterina Gecheva-Zaharieva (sejak 4 Mei 2017)
Bahasa Nasional : Bahasa Bulgaria
Agama : Mayoritas Kristen Ortodoks
Hari Nasional : 3 Maret (Hari Pembebasan Bulgaria)
Luas Wilayah : 110,994 km2 (42,855 sq mi)
Jumlah Penduduk : 7,101,859 jiwa (NSI, 2016)
Mata Uang : Leva Bulgaria (BGN)
GDP : US$ 52.395 milyar (World Bank, 2016)
Pendapatan Perkapita : US$ 7470 (World Bank, 2016)
Pertumbuhan GDP : 3,5% (NSI, 2017)
Cadangan Devisa : US$ 25,176 (World Bank. 2016)
Total Perdagangan Masuk : US$ 30.769 juta (NSI, 2016)
Total Investasi Keluar : US$ 165 juta (BNB, 2016)
Total Wisatawan Keluar : 5.392.109 (NSI, 2016)
Industri Unggulan : Industri metalurgi, listrik, elektronik, mesin dan peralatan, galangan kapal, petrokimia, semen dan konstruksi, tekstil, makanan dan minuman, pertambangan, pariwisata
Perwakilan Bilateral : KBRI Sofia di Bulgaria dan Kedutaan Besar Republik Bulgaria di Jakarta
Komoditas Ekspor Utama : Bahan bakar mineral (minyak non crude, batu bara, gas, dll) tembaga, peralatan listrik dan elektronik, mesin, sereal, article pakaian, produk farmasi dl
Komoditas Impor Utama : Bahan bakar mineral (CPO, minyak non crued, gas,dll), mesin, peralatan listrik dan elektronik, kendaraan selain railway dan tramway, ores, plastik, dll.
Forum Bilateral : Forum Konsultasi Bilateral (FKB), Sidang Komisi Brsama (SKB)​

Kedutaan Besar Negara Bulgaria

Kedutaan Besar Negara Bulgaria – Bulgaria merupakan negara di kawasan Eropa Timur yang terkenal sebagai penghasil yogurt terbaik di dunia dengan bentang alam yang masih terjaga, negara ini terkenal dengan produk bunga mawar-nya dan mineral spring water.

​Secara geografis, Bulgaria terletak pada 42˚45 LU dan 25˚BT. Dengan luas wilayah 110.994 km², Bulgaria menjadi negara terluas ke-16 di Eropa. Beberapa kawasan pegunungan membatasi bentang alamnya, yang paling terkenal adalah Pegunungan Balkan dan Pegunungan Rodopi, juga Pegunungan Rila. Pesisir Laut Hitam sepanjang 378 km meliputi seluruh batas timur negara ini. Republik Bulgaria berbatasan dengan Rumania, Serbia, Makedonia, Yunani dan Turki.

Pemerintahan Bulgaria berbentuk republik parlementer dengan Presiden saat ini yaitu Rumen Radev dan Perdana Menteri Boyko Borisov. Beribu kota di Sofia dengan Bahasa resmi Bulgaria. Populasi Bulgaria sebesar 7 juta orang dengan mayoritas penduduk memeluk agama kristen ortodox.

Indahnya alam dan arsitektur bangunan di Bulgaria sangatlah menarik. Anda bisa melihat bangunan-bangunan peninggalan Ottoman dan bangunan komunis Bulgaria dulu seperti monumen Buzludzha.

Estimasi rata-rata biaya hidup sehari-hari di Bulgaria:

  • Murah              : Dorm bed 18-22 Leva (sekitar Rp 144.000-Rp 176.000), room in a simple guesthouse 25-50 Leva (sekitar Rp 200.000-Rp 400.000), meals from cafeteria 5-10 Leva (sekitar Rp 40.000-Rp 80.000), public transportation 1 Leva (sekitar Rp 8.000)
  • Menengah       : Double room in a midrange hotel 60-80 lev (sekitar Rp 480.000-  Rp 640.000), lunch and dinner in quality restaurant 20-30 lev (sekitar  Rp 160.000-Rp 240.000), taksi dari bandara ke pusat kota Sofia or Plovdiv  15 Leva (sekitar Rp 120.000)
  • Mahal              : Double room in top-end hotel 150-300 Leva (sekitar Rp 1.200.000-Rp 2.400.000), three-course meals with wine in top-end restaurants 30-55 Leva (sekitar Rp 240.000-Rp 440.000), spa treatment 30 Leva (sekitar Rp 240.000)

Mata Uang dan Alat Transaksi

Mata uang Bulgaria adalah Bulgarian Leva (BGN). Untuk uang koin disebut sebagai Stotinki. Kartu kredit dan debit sudah umum digunakan di Bulgaria, akan tetapi ada bank Indonesia tertentu yang belum memiliki kerja sama dengan bank di Bulgaria sehingga disarankan untuk membawa lebih 1 kartu dengan bank yang berbeda.

Untuk 1 Leva = ± 8000 Rupiah

Untuk 1 Euro = ± 1,96 Leva

Untuk 1 US Dollar = ± 1,65 Leva

Syarat Keimigrasian

Warga Negara Indonesia yang akan memasuki Bulgaria, diharuskan untuk memiliki visa. Bulgaria memberikan fasilitas bebas visa kepada pemiliki visa Schengen untuk memasuki Bulgaria dengan masa tinggal selama 90 hari.

​Bagi WNI yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut terkait visa Bulgaria atau akan mengajukan permohonan visa Bulgaria, dapat mengunjungi website Kementerian Luar Negeri Bulgaria

Terdapat kantor perwakilan Bulgaria di Jakarta dengan beralamatkan:

Kedutaan Besar Republik Bulgaria untuk Indonesia

Jalan Imam Bonjol no. 34-36 10310, Jakarta

Telepon: +62213904048; +62 21 391 31 30

Zona dan Perbedaan Waktu

Ketika di musim panas, selisih waktu antara Indonesia bagian barat dengan Bulgaria adalah 4 jam (GMT+3) dimana waktu Indonesia bagian barat lebih dulu daripada Bulgaria. Akan tetapi ketika di musim dingin sekitar bulan november sampai bulan maret berubah menjadi GMT+2.

Telekomunikasi dan Koneksi Internet

Koneksi internet sangat dibutuhkan, di Bulgaria free wi-fi mudah untuk ditemukan di tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan dan pusat kota. Apabila ingin memiliki nomer Bulgaria dan koneksi internet pribadi, dapat membeli pre-paid card. Rata-rata pre-paid card Bulgaria dijual dengan harga 10 Leva dengan koneksi 4 GB dengan 100 menit telpon. Masa berlaku pre-paid card selama 20 hari dan dapat ditemukan dengan mudah di beberapa tempat umum seperti di kawasan stasiun kereta bawah tanah (metro).

Baca juga:

Kedutaan Besar Negara Makedonia

Kedutaan Besar Negara Makedonia – Makedonia adalah salah satu negara yang memiliki situs perpaduan antara budaya dan  alam yang menjadi satu yang mana masuk menjadi salah satu negara dari 28 negara yang memiliki kategori tersebut di World Heritage.

Secara gografis Makedonia berda pada 42˚0 LU dan 21˚26 BT. Negara ini yang terletak di Semenanjung Balkan, Eropa Selatan. Negara ini berbatasan dengan Serbia di utara, Albania di barat, Yunani di selatan, dan Bulgaria di timur. Ibukota Makedonia adalah Skopje. Luas area total adalah 25,713 km2 dengan luas perairan sekitar 2% dari luas wilayah.

Bentuk negara Makedonia adalah Republik Parlementer dimana kepala negaranya adalah Presiden Gjorfe Ivanov dan kepala pemerintahannya adalah Perdana Menteri Zoran Zaev. Penduduk Makedonia hanyalah berkisar 2 juta orang dengan mayoritas penduduk beragama Kristen Ortodox sekitar 65%.

Negara ini memilik alam yang indah dan menarik untuk dikunjungi. Selain itu juga terdapat bangunan-banguan bersejarah mulai dari bangunan yang dibangun sejak era Byzantium hingga pemerintahan sosialis Yugoslavia. Makedonia merupakan daerah rangkapan terbaru KBRI Sofia, Bulgaria sejak Maret 2016.

Estimasi rata-rata biaya hidup sehari-hari di Makedonia:

Murah              : Dorm bed €50 (sekitar Rp 790.000), beef kebab 180MKD (Rp 46.800), Skopje-Ohrid bus ticket 500MKD (sekitar Rp 130.000)

Menengah       : Double hotel room €30-45 (sekitar Rp 474.000-Rp 711.000), two-course meal 600-700MKD (sekitar Rp 156.000-Rp 182.000), one day hiking €50 (sekitar Rp 790.000)

Mahal              : Ultramodern hotel suite €100 (sekitar Rp 1.580.000). Five course meal with wine pairings 1800MKD (sekitar Rp 468.000), Skopje Airport taxi 1200MKD (sekitar Rp 312.000)

Mata Uang dan Alat Transaksi

Mata uang Makedonia adalah Makedonia Danar (MKD). Transaksi umumnya dilakukan dilakukan secara tunai, tapi kartu kredit dapat diterima di hotel-hotel dan toko-toko besar. ATM yang menerima kartu bank internasional juga semakin mudah ditemukan.

Untuk 1 Makedonia Danar     = ± Rp 260

Untuk 1 Euro                          = 62 MKD

Untuk 1 USD                          = 52 MKD

Syarat Keimigrasian

Bagi pemegang visa Schengen tipe C untuk beberapa kali kunjungan, Pemerintah Makedonia memberikan fasilitas bebas visa bagi pemegang visa multiple entry Schengen tipe C (dengan waktu minimal 5 hari sebelum masa berlaku visa berakhir) dan juga pemegang ijin tinggal permanen di negara-negara Uni Eropa atau negara-negara Schengen untuk masuk dan tinggal di Makedonia selama maksimal 15 (lima belas hari) setiap waktu kedatangan. Sedangkan jumlah maksimal untuk tinggal di Makedonia adalah 3 (tiga) bulan dari jangka waktu 6 (enam) bulan sejak waktu kedatangan. Selain itu. Untuk Warga Negara Indonesia yang memiliki paspor diplomatik maupun dinas, tidak membutuhkan visa untuk memasuki Makedonia. Perwakilan Makedonia di Indonesia dirangkap oleh Kedubes Republik Makedonia di New Delhi, India

Embassy of the Republic Makedonia in New Delhi

K-80, Hauz Khas Eclave New Delhi 110016

Telepon: (91-11) 46142603

Zona dan Perbedaan Waktu

Ketika di musim panas, selisih waktu antara Indonesia bagian barat dengan Makedonia adalah 5 jam (GMT+2) dimana waktu Indonesia bagian barat lebih dulu daripada Makedonia. Akan tetapi ketika di musim dingin sekitar bulan november sampai bulan maret berubah menjadi GMT+1.

Hukum

A.    Tindak Pidana

Setiap orang yang berbeda di wilayah Republik Makedonia, termasuk WNI, harus menghormati dan tunduk pada hukum dan peraturan setempat. Apabila Anda melanggar hukum dan peraturan setempat, Anda dapat dideportasi, ditangkap, atau ditahan oleh otoritas setempat

B.     Penangkapan dan Penahanan
Apabila Anda ditangkap atau ditahan oleh otoritas setempat lainnya, agar segera memberikan notifikasi terkait penangkapan atau penahanan anda kepada Perwakilan RI terdekat. Dalam hal Anda memutuskan untu tidak menggunakan hak pemberian notifikasi, maka Perwakilan RI tidak akan mengetahui perihal penangkapan atau penahanan Anda dan tidak dapat memberikan bantuan kekonsuleran yang diperlukan selama proses penangkapan atau penahanan Anda.

Sistem Pemerintahan :​​ Demokrasi Parlementer
Kepala Pemerintahan : Zoran Zaev (Sejak 31 Mei  2017)
Kepala Parlemen : n/a
Menteri Luar Negeri : Nikola Poposki (Sejak 28 Juli 2011)
Bahasa Nasional : Makedonia
Agama : Kristen Orthodoks
Hari Nasional : 8 September 1991
Luas Wilayah : 25.713 km²
Jumlah Penduduk : 2.081.206 (World Bank, 2016)
Mata Uang : Macedonian Denar
GDP : US$ 10,9 miliar (World Bank, 2016)
Pendapatan Perkapita : US$ 4,980 (World Bank, 2016)
Pertumbuhan GDP : 2% (World Bank, 2016)
Cadangan Devisa : US$ 2,96 milyar
Total Perdagangan Masuk : US$ 2.03 juta (Kemdag,2016)
Total Investasi Keluar : n/a
Total Wisatawan Keluar : n/a
Industri Unggulan : Tekstil, besi dan baja, pembangkit listrik, semen, bahan kimia dan obat-obatan
Perwakilan Bilateral : KBRI Sofia di Bulgaria dan Kedutaan Besar Makedonia di New Delhi, India
Komoditas Ekspor Utama : Bahan kimia, mesin, besi, baja, perangkat elektronik (Trade Map, 2015)
Komoditas Impor Utama : Mutiara, batu mulia, logam mulia, bahan bakar mineral, bahan bakar minyak (Trade Map, 2015)
Forum Bilateral : Forum Konsultasi Bilateral I RI-Makedonia Jakarta, 6-11 Juni 2007

Baca juga:

Kedutaan Besar Negara Kroasia

Kedutaan Besar Negara Kroasia – Republik Kroasia adalah negara berbentuk bulan sabit di Eropa berbatasan dengan Balkan di tenggara. Ibu kotanya adalah Zagreb. Dalam sejarahnya, negara ini merupakan negara republik untuk Republik Sosialis Federal Yugoslavia. Negara ini melepaskan diri dan memperoleh kemerdekaan pada 1991 dan merupakan kandidat dari anggota Uni Eropa.

Kroasia adalah anggota dari PBB, yang Organisasi untuk Keamanan dan Co-operasi di Eropa, di Dewan Eropa dan merupakan non-anggota tetap dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk istilah 2008-2009. Negara ini juga calon untuk keanggotaan dari Uni Eropa dan calon anggota NATO. Kroasia diharapkan resmi bergabung NATO pada April 2009,[3] sehingga kedua Republik Sosialis Federal Yugoslavia bangsa untuk bergabung dengan aliansi militer berikut Slovenia. Selain itu, Kroasia juga merupakan anggota dari Uni untuk Mediterania setelah didirikan pada 2008.

Nama Resmi : Republic of Croatia / Republik Kroasia

Bentuk Negara:​ Demokrasi Parlementer

Ibu Kota: Zagreb

Luas Wilayah : 56,594Km2 (1/35 luas Indonesia)

Lagu Kebangsaan : “Lijepa nasa domovino” (“Our Beautiful Homeland”)

Populasi : 4,22 juta jiwa (World Bank 2016). 90,45% etnis Kroasia; 4,36% etnis Serbia; 0,73% etnis Bosnia, lain-lain 4,45%

Agama : Katolik Roma 87,8%; Ortodoks 4,4%; Islam 1,3%; Kristen 0,4%; Atheis 5,2%; lain-lain 0,9%

Bahasa : Kroasia (resmi) 96,1%, Serbia 1%, Italia, Hungaria, Ceska, Slovakia dan Jerman 2,9%.

Mata Uang : Kuna (HRK)

Hari Nasional : 25 Juni 1991 (Keputusan untuk memerdekakan diri) 8 Oktober 1991 (pernyataan kemerdekaan dari Socialist Federal Republic of Yugoslavia).

Kepala Negara : Presiden Y.M. Kolinda Grabar-Kitarović (2015)

Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri Y.M. Andrej Plenković (Oktober 2016)

Menteri Luar Negeri : Y.M. Marija Pejčinović Burić (Juni 2017)

Parlemen Kroasia : Sabor, Unikameral, terdiri dari 151 anggota yang dipilih langsung setiap 4 tahun sekali (masa transisi)

Partai yang Memerintah : Social Democratic Party (SDP)

PDB (current price) : USD 48,73 milyar (World Bank, 2016)

PDB (current price) perkapita: USD 12,091 (World Bank, 2016)

Cadangan devisa : USD 14,96 milyar (World Bank, 2015)

Pertumbuhan ekonomi :2,9 % (World Bank, 2016)

Komoditas Ekspor Utama :Peralatan transportasi, mesin, tekstil, bahan kimia, bahan makanan, bahan bakar, obat-obatan farmasi, kayu, besi dan baja.

Komoditas Impor Utama :Mesin, peralatan transportasi dan listrik, bahan kimia, minyak dan pelumas, bahan makanan, mesin dan alatlistrik, kendaraan, dan obat-obatan farmasi.

KBRI Zagreb telah berpartisipasi pada pameran Place2Go, pada 17-19 Maret 2017. Pameran tersebut diikuti oleh 11 tour operator dari Indonesia dan dari negara sekitar yang menjadi mitra KBRI Zagreb.

Pada tanggal 3-7 Juni 2017 KBRI Zagreb bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Film Indonesia (Pusbang Film), Kementerian Pen​didikan dan Kebudayaan telah menyelenggarakan Indonesian Movie Week (IMW) yang berlangsung di Zagreb (3-4 Juni) dan Split (5-7 Juni). Pekan film tersebut menayangkan 4 film Indonesia yatu; Gending Sriwijaya, Kisah 3 Titik, Sunya, dan Labuan Hat. Kegiatan yang baru pertama kalinya dilaksanakan ini merupakan bagian untuk memperingati 25 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Indonesia-Kroasia.

Delegasi IMW yang hadir di Kroasia terdiri atas sejumlah produser, artis, jurnalis, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari Pusbang Film. Kegiatan tersebut mendapatkan sambutan yang hangat dari warga Kroasia baik yang di Zagreb maupun di Split. Selain pemutaran film Delegasi juga telah melakukan forum diskusi dengan pelaku industri perfilman di Kroasia guna menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang perfilman.

Untuk menjajaki peluang kerja sama sister-city antara Yogyakarta dan kota Zagreb, Walikota Yogyakarta, Hariyadi Suyuti didampingi oleh Direktur Bank Pembangunan Daerah DIY, Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata DIY, dan Kepala Bagian Kerja sama Ekonomi Kota Yogyakarta, telah berkunjung ke Zagreb pada tanggal 2-3 Juni 2013.  Selama kunjungan tersebut, telah dilakukan pertemuan dengan perusahaan Energospektar d.o.o. yang tertarik untuk mengimpor minyak Jarak dari Indonesia.

Sedangkan dalam pertemuan dengan Walikota Kalnik, Mr. Mladen Keser, telah dibahas peluang Kerja sama di bidang kesehatan, dengan mendatangkan tenaga dokter dari Yogyakarta ke daerah Kalnik dan kerja sama dalam teknologi pengolahan anggur dari buah salak dan pengolahan coklat serta pengolahan susu menjadi keju.

Pada tanggal 8 September 2014, KBRI Zagreb telah memfasilitasi kunjungan delegasi Walikota Semarang didampingi Ketua KADINDA Semarang, untuk melakukan pertemuan dengan Split-Dalmatian County Chamber of Economy (SDC-CE) guna menjajaki peluang kerjasama ekonomi dan investasi kedua kota yakni Semarang dan Split.

Baca juga: