Kedutaan Besar Negara Kroasia

Republik Kroasia adalah negara berbentuk bulan sabit di Eropa berbatasan dengan Balkan di tenggara. Ibu kotanya adalah Zagreb. Dalam sejarahnya, negara ini merupakan negara republik untuk Republik Sosialis Federal Yugoslavia. Negara ini melepaskan diri dan memperoleh kemerdekaan pada 1991 dan merupakan kandidat dari anggota Uni Eropa.

Kroasia adalah anggota dari PBB, yang Organisasi untuk Keamanan dan Co-operasi di Eropa, di Dewan Eropa dan merupakan non-anggota tetap dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk istilah 2008-2009. Negara ini juga calon untuk keanggotaan dari Uni Eropa dan calon anggota NATO. Kroasia diharapkan resmi bergabung NATO pada April 2009,[3] sehingga kedua Republik Sosialis Federal Yugoslavia bangsa untuk bergabung dengan aliansi militer berikut Slovenia. Selain itu, Kroasia juga merupakan anggota dari Uni untuk Mediterania setelah didirikan pada 2008.

Nama Resmi : Republic of Croatia / Republik Kroasia

Bentuk Negara:​ Demokrasi Parlementer

Ibu Kota: Zagreb

Luas Wilayah : 56,594Km2 (1/35 luas Indonesia)

Lagu Kebangsaan : “Lijepa nasa domovino” (“Our Beautiful Homeland”)

Populasi : 4,22 juta jiwa (World Bank 2016). 90,45% etnis Kroasia; 4,36% etnis Serbia; 0,73% etnis Bosnia, lain-lain 4,45%

Agama : Katolik Roma 87,8%; Ortodoks 4,4%; Islam 1,3%; Kristen 0,4%; Atheis 5,2%; lain-lain 0,9%

Bahasa : Kroasia (resmi) 96,1%, Serbia 1%, Italia, Hungaria, Ceska, Slovakia dan Jerman 2,9%.

Mata Uang : Kuna (HRK)

Hari Nasional : 25 Juni 1991 (Keputusan untuk memerdekakan diri) 8 Oktober 1991 (pernyataan kemerdekaan dari Socialist Federal Republic of Yugoslavia).

Kepala Negara : Presiden Y.M. Kolinda Grabar-Kitarović (2015)

Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri Y.M. Andrej Plenković (Oktober 2016)

Menteri Luar Negeri : Y.M. Marija Pejčinović Burić (Juni 2017)

Parlemen Kroasia : Sabor, Unikameral, terdiri dari 151 anggota yang dipilih langsung setiap 4 tahun sekali (masa transisi)

Partai yang Memerintah : Social Democratic Party (SDP)

PDB (current price) : USD 48,73 milyar (World Bank, 2016)

PDB (current price) perkapita: USD 12,091 (World Bank, 2016)

Cadangan devisa : USD 14,96 milyar (World Bank, 2015)

Pertumbuhan ekonomi :2,9 % (World Bank, 2016)

Komoditas Ekspor Utama :Peralatan transportasi, mesin, tekstil, bahan kimia, bahan makanan, bahan bakar, obat-obatan farmasi, kayu, besi dan baja.

Komoditas Impor Utama :Mesin, peralatan transportasi dan listrik, bahan kimia, minyak dan pelumas, bahan makanan, mesin dan alatlistrik, kendaraan, dan obat-obatan farmasi.

KBRI Zagreb telah berpartisipasi pada pameran Place2Go, pada 17-19 Maret 2017. Pameran tersebut diikuti oleh 11 tour operator dari Indonesia dan dari negara sekitar yang menjadi mitra KBRI Zagreb.

Pada tanggal 3-7 Juni 2017 KBRI Zagreb bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Film Indonesia (Pusbang Film), Kementerian Pen​didikan dan Kebudayaan telah menyelenggarakan Indonesian Movie Week (IMW) yang berlangsung di Zagreb (3-4 Juni) dan Split (5-7 Juni). Pekan film tersebut menayangkan 4 film Indonesia yatu; Gending Sriwijaya, Kisah 3 Titik, Sunya, dan Labuan Hat. Kegiatan yang baru pertama kalinya dilaksanakan ini merupakan bagian untuk memperingati 25 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Indonesia-Kroasia.

Delegasi IMW yang hadir di Kroasia terdiri atas sejumlah produser, artis, jurnalis, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari Pusbang Film. Kegiatan tersebut mendapatkan sambutan yang hangat dari warga Kroasia baik yang di Zagreb maupun di Split. Selain pemutaran film Delegasi juga telah melakukan forum diskusi dengan pelaku industri perfilman di Kroasia guna menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang perfilman.

Untuk menjajaki peluang kerja sama sister-city antara Yogyakarta dan kota Zagreb, Walikota Yogyakarta, Hariyadi Suyuti didampingi oleh Direktur Bank Pembangunan Daerah DIY, Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata DIY, dan Kepala Bagian Kerja sama Ekonomi Kota Yogyakarta, telah berkunjung ke Zagreb pada tanggal 2-3 Juni 2013.  Selama kunjungan tersebut, telah dilakukan pertemuan dengan perusahaan Energospektar d.o.o. yang tertarik untuk mengimpor minyak Jarak dari Indonesia.

Sedangkan dalam pertemuan dengan Walikota Kalnik, Mr. Mladen Keser, telah dibahas peluang Kerja sama di bidang kesehatan, dengan mendatangkan tenaga dokter dari Yogyakarta ke daerah Kalnik dan kerja sama dalam teknologi pengolahan anggur dari buah salak dan pengolahan coklat serta pengolahan susu menjadi keju.

Pada tanggal 8 September 2014, KBRI Zagreb telah memfasilitasi kunjungan delegasi Walikota Semarang didampingi Ketua KADINDA Semarang, untuk melakukan pertemuan dengan Split-Dalmatian County Chamber of Economy (SDC-CE) guna menjajaki peluang kerjasama ekonomi dan investasi kedua kota yakni Semarang dan Split.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *